Longsor di Bantaran Sungai Ciliwung, Enam Rumah Warga Amblas

Spread the love
Rate this post

Longsor di Bantaran Sungai Ciliwung, Enam Rumah Warga Amblas

Jakarta – Longsor terjadi di kawasan bantaran Sungai Ciliwung dan menyebabkan enam rumah warga amblas pada Senin (hari ini). Peristiwa tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari sehingga membuat tanah di sekitar tebing sungai menjadi labil.

Berdasarkan keterangan warga setempat, longsor terjadi secara tiba-tiba ketika sebagian besar warga masih berada di dalam rumah. Tanah di tepi sungai perlahan retak sebelum akhirnya ambrol dan menyeret sejumlah bangunan yang berada sangat dekat dengan bantaran sungai.

Hujan Deras Picu Tanah Labil

Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi selama beberapa jam diduga menjadi penyebab utama longsor. Air hujan yang terus meresap ke dalam tanah membuat struktur tanah di tebing sungai melemah hingga akhirnya tidak mampu menahan beban bangunan di atasnya.

Beberapa warga mengaku sempat mendengar suara retakan sebelum tanah longsor terjadi. Tak lama kemudian, bagian tebing runtuh dan menyebabkan beberapa rumah langsung amblas ke arah sungai.

Enam Rumah Rusak Parah

Akibat kejadian tersebut, sedikitnya enam rumah warga mengalami kerusakan parah. Sebagian bangunan bahkan dilaporkan hanyut atau jatuh ke aliran sungai setelah tanah di bawah fondasi rumah runtuh.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa. Warga yang tinggal di sekitar lokasi berhasil menyelamatkan diri setelah menyadari adanya tanda-tanda longsor.

Namun, sejumlah keluarga terpaksa kehilangan tempat tinggal karena rumah mereka tidak lagi dapat ditempati.

Warga Dievakuasi

Petugas dari unsur pemerintah daerah bersama tim penanggulangan bencana segera datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Warga yang rumahnya terdampak sementara dipindahkan ke tempat yang lebih aman, termasuk ke rumah kerabat dan posko darurat.

Selain mengevakuasi warga, petugas juga melakukan pendataan terhadap rumah yang terdampak serta menilai potensi longsor susulan di sekitar area bantaran sungai.

Imbauan Waspada

Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi. Kondisi tanah yang labil berpotensi memicu longsor susulan jika hujan terus berlangsung.

Warga juga diminta segera melaporkan kepada aparat setempat jika melihat tanda-tanda seperti retakan tanah, penurunan permukaan tanah, atau pohon yang mulai miring di sekitar tebing sungai.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya penataan kawasan bantaran sungai serta upaya mitigasi bencana guna mengurangi risiko longsor di wilayah padat penduduk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *