Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Dendam ke AS dan Israel: Ini Prioritas!
Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, menyatakan bahwa pembalasan terhadap Amerika Serikat dan Israel. Menjadi prioritas utama pemerintahannya di tengah konflik yang terus memanas di Timur Tengah. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidato resmi yang disiarkan televisi pemerintah Iran.
Khamenei menegaskan bahwa Iran tidak akan ragu mengambil tindakan untuk membalas korban yang disebutnya sebagai “para martir” akibat serangan yang terjadi dalam perang terbaru di kawasan tersebut. Ia juga menegaskan bahwa pembalasan akan terus dilakukan sampai tujuan Iran tercapai sepenuhnya.
Balas Dendam Jadi Prioritas Pemerintahan Baru
Dalam pidato pertamanya sejak menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran. Mojtaba Khamenei menekankan bahwa negara tersebut akan terus menekan musuh-musuhnya di kawasan. Ia menilai tindakan militer terhadap Amerika Serikat dan Israel merupakan bagian dari upaya mempertahankan kedaulatan Iran.
Ia juga menegaskan bahwa Iran akan mempertahankan strategi militernya, termasuk kemungkinan menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah jika serangan terhadap Iran terus berlangsung.
Konflik Dipicu Serangan AS–Israel ke Iran
Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer terhadap sejumlah target di Iran pada akhir Februari 2026. Serangan tersebut menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk pemimpin sebelumnya, Ali Khamenei.
Setelah kematian Ali Khamenei, Iran kemudian menunjuk putranya, Mojtaba Khamenei, sebagai pemimpin tertinggi baru pada awal Maret 2026. Penunjukan ini terjadi di tengah perang yang masih berlangsung antara Iran dan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat dan Israel.
Dampak Konflik Meluas di Timur Tengah
Perang yang terus berlangsung telah memicu berbagai serangan balasan di kawasan. Iran dan kelompok sekutunya dilaporkan meluncurkan serangan terhadap Israel serta beberapa target militer di wilayah Timur Tengah.
Konflik ini juga berdampak pada ekonomi global, terutama karena meningkatnya ketegangan di jalur energi strategis seperti Selat Hormuz yang menjadi jalur penting perdagangan minyak dunia.
Situasi Global Makin Tegang
Pernyataan keras dari Mojtaba Khamenei menambah kekhawatiran dunia internasional bahwa konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel dapat berkembang menjadi perang yang lebih luas di Timur Tengah.
Sejumlah negara dan organisasi internasional kini menyerukan deeskalasi serta upaya diplomasi untuk mencegah konflik yang lebih besar dan dampak kemanusiaan yang lebih luas.
