3 Pendaki Wanita Dievakuasi dari Gunung Dempo karena Hipotermia-Cedera
Cuaca Buruk Picu Kondisi Darurat di Gunung
Tiga pendaki wanita dilaporkan harus dievakuasi dari kawasan Gunung Dempo setelah mengalami hipotermia dan cedera saat melakukan pendakian. Insiden ini terjadi di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah pegunungan tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Menurut informasi dari tim penyelamat, rombongan pendaki awalnya memulai perjalanan dalam kondisi cuaca yang relatif aman. Namun, situasi berubah cepat ketika suhu turun drastis disertai angin kencang dan kabut tebal yang menyelimuti jalur pendakian.
Pendaki Mengalami Hipotermia dan Cedera
Dalam kondisi tersebut, dua pendaki mulai menunjukkan gejala hipotermia seperti menggigil hebat, tubuh melemah, dan kesulitan berbicara. Sementara satu pendaki lainnya mengalami cedera pada bagian kaki setelah terpeleset di jalur yang licin akibat tanah basah.
Rekan-rekan korban yang panik segera mengirimkan laporan darurat kepada tim penyelamat. Respons cepat pun dilakukan dengan mengerahkan tim evakuasi gabungan ke lokasi kejadian.
Proses Evakuasi Penuh Tantangan
Tim penyelamat menghadapi berbagai kendala saat proses evakuasi. Medan terjal serta kabut tebal membuat jarak pandang terbatas dan memperlambat pergerakan tim. Meski demikian, mereka tetap berupaya mencapai lokasi korban secepat mungkin.
Setibanya di lokasi, tim langsung memberikan pertolongan pertama. Korban hipotermia dibungkus dengan perlengkapan hangat dan diberikan minuman panas, sementara korban cedera mendapatkan penanganan darurat pada bagian kaki.
Korban Berhasil Dievakuasi ke Posko
Setelah kondisi korban cukup stabil, proses evakuasi dilanjutkan secara bertahap menuju posko. Perjalanan turun dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menghindari risiko tambahan.
Beberapa jam kemudian, ketiga pendaki berhasil dibawa ke posko dan langsung mendapatkan pemeriksaan medis lanjutan. Kondisi mereka dilaporkan mulai membaik setelah mendapatkan penanganan.
Imbauan untuk Pendaki
Pihak berwenang mengingatkan bahwa hipotermia merupakan risiko serius dalam pendakian, terutama di gunung dengan suhu rendah seperti Gunung Dempo. Kurangnya perlengkapan dan persiapan sering menjadi faktor utama terjadinya insiden.
Pendaki diimbau untuk selalu membawa perlengkapan memadai, memantau kondisi cuaca, serta tidak memaksakan diri jika kondisi tubuh mulai menurun.
