Isu Liar Teror ‘Pocong’ Jadi Kedok Kriminal di Tangerang
Warga di wilayah Rajeg, Kabupaten Tangerang, belakangan dibuat resah setelah muncul isu teror “pocong” yang ramai beredar di media sosial. Dalam narasi yang viral, sosok menyerupai pocong disebut bukan kejadian mistis, melainkan modus kriminal untuk menakut-nakuti warga sebelum melakukan aksi pencurian atau perampokan.
Isu tersebut langsung menyebar luas dan memicu kekhawatiran masyarakat, terutama warga yang tinggal di kawasan permukiman padat. Beberapa unggahan bahkan menyebut pelaku sengaja berkeliaran pada malam hari demi menciptakan kepanikan di lingkungan warga.
Polisi Imbau Warga Tetap Tenang
Menanggapi viralnya kabar tersebut, pihak kepolisian meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menegaskan bahwa warga harus tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan lingkungan.
Polisi juga mengingatkan agar masyarakat tidak ikut menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya karena dapat menimbulkan kepanikan massal.
Diduga Modus Menakut-nakuti Warga
Berdasarkan penelusuran awal, polisi menduga isu pocong tersebut bisa saja dimanfaatkan pelaku kriminal untuk menciptakan rasa takut di tengah masyarakat. Dalam kondisi panik, warga dinilai menjadi lebih lengah sehingga rawan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.
Narasi yang beredar menyebut pelaku diduga menyamar menggunakan kain putih menyerupai pocong untuk memancing ketakutan penghuni rumah sebelum melakukan aksi pencurian.
Polisi Cek Lokasi yang Disebut Viral
Polresta Tangerang mengaku telah melakukan pengecekan di sejumlah lokasi yang disebut menjadi tempat munculnya sosok “pocong” tersebut. Namun hingga kini, polisi belum menemukan bukti nyata terkait kejadian yang viral di media sosial.
Pihak kepolisian juga menyebut belum ada laporan resmi dari masyarakat terkait aksi kriminal dengan modus tersebut. Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan sumber penyebaran isu dan motif di balik kabar viral itu.
Warga Diminta Aktifkan Siskamling
Sebagai langkah antisipasi, polisi mengimbau masyarakat untuk kembali mengaktifkan ronda malam atau siskamling di lingkungan masing-masing. Langkah itu dinilai penting untuk menjaga keamanan sekaligus mencegah munculnya kepanikan akibat isu yang belum jelas kebenarannya.
Selain itu, warga juga diminta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.
Media Sosial Dinilai Percepat Penyebaran Isu
Viralnya isu “pocong kriminal” ini juga menunjukkan cepatnya penyebaran informasi melalui media sosial. Dalam waktu singkat, berbagai video dan narasi terkait kejadian tersebut beredar luas dan memunculkan beragam spekulasi di masyarakat.
Karena itu, masyarakat diimbau lebih bijak dalam menerima maupun membagikan informasi agar tidak memperkeruh situasi dan menimbulkan keresahan yang tidak perlu.
